Aplikasi Pencari Jodoh Online yang Hits di tahun 2018

Seiring berkembangnya teknologi digital, saat ini banyak sekali aplikasi pencari jodoh online yang ada di Google Play Store untuk Android maupun App Store bagi pengguna IOS.

Beberapa di antaranya mungkin sudah terdengar familier dan digunakan oleh kalian yang sedang menyandang status Jomblo.

Dari sekian banyak aplikasi kencan online, berikut ini adalah tiga (3) aplikasi pencari jodoh online terbaik di 2018 yang cocok bagi kamu yang mungkin tak sabar untuk #2019GantiStatus atau cuma sekadar ingin menjajal bertemu dan berkenalan dengan orang baru.

Apa saja? Berikut daftarnya.

Tinder

Siapa sih yang gak kenal aplikasi satu ini? Aplikasi ini sudah sangat terkenal baik di Indonesia maupun di luar negeri. Bahkan sewaktu Piala Dunia 2018 kemarin, Tinder mengklaim bahwa mereka mendapat unduh-an terbanyak dalam beberapa tahun terakhir di Rusia. Ini tentu menandakan bahwa banyak sekali pengguna yang mencoba mencari pujaan hati di aplikasi ini.

Aplikasi ini sebenarnya bersifat gratis, tapi jika kamu ingin menggunakan Tinder Premium, kamu diharuskan membayar sebesar US$ 10 per bulan untuk pengguna di bawah 28 tahun.

Sementara jika pengguna berumur di atas 28 tahun, diharuskan membayar US$ 20 untuk dapat berlangganan Tinder Plus yang merupakan versi premium dari aplikasi ini.

Ada juga status Tinder Gold yang dibanderol US$ 5 per bulan dan merupakan fitur premium yang hanya bisa kamu dapatkan jika kamu sudah menjadi pelanggan Tinder Plus sebelumnya. Fitur Tinder Gold ini memungkinkan kamu untuk dapat melihat siapa yang menyukai profilmu secara langsung.

OKCupid

Meskipun Tinder termask yang paling digemari banyak orang, aplikasi OkCupid ternyata juga merupakan salah satu aplikasi pencari jodoh online yang populer.

OkCupid dapat memberikanmu kecocokan yang lebih detail daripada Tinder. Selain itu, sudah banyak orang juga yang menggunakan OkCupid.

Kekurangan dari aplikasi ini adalah layanan premium OkCupid yang tergolong mahal. Aplikasi ini memang sudah ada sejak 12 tahun lalu, tapi baru-baru ini pengembang memberikan batasan pada para penggunanya.

Sebelumnya, kamu masih dapat melihat siapa saja yang mengintip profilmu, tetapi kini fitur tersebut tidak ada lagi. Jika kamu ingin mengakses fitur tersebut, kamu harus membayar US$ 20.

Terlepas dari itu, penggunaan OkCupid sebagai aplikasi pencari jodoh masih sangat direkomendasikan. Gimana, tertarik untuk mencoba?

eHarmony

Aplikasi ini memiliki pencocokan yang sangat rinci. Cocok bagi kamu yang sedang mencari hubungan jangka panjang.

Kamu harus mengisi sebuah kuisioner yang menggali jauh ke dalam kepribadian dirimu dan calon pasangan untuk menemukan kecocokan yang sangat tepat. Ini adalah perbedaan yang mencolok dibandingkan Tinder dan sejenisnya.

Sayangnya, pengguna aplikasi eHarmony ini tidak sebanyak Tinder. Namun, setidaknya masih layak untuk dicoba.

Hal Ini Bisa Bikin Kamu Cepat dapat Pacar di Kencan Online

Salah satu aplikasi pencari teman kencan online, JustDating baru melakukan sebuah survei dan menemukan fakta bahwa kebanyaan pria Indonesia berani untuk bertemu dengan pasangan mereka di aplikasi kencan ketika berumur 21 tahun. Sedangkan para wanita Indonesia sedikit lebih lambat yaitu ketika mereka berumur 22 tahun.

Para pria lebih berani untuk mencoba aplikasi kencan online lebih dini dibandingkan wanita. Hal ini disebabkan masih adanya stigma bahwa wanita harus menunggu untuk didekati oleh para pria. Selain itu juga ada kekhawatiran dari segi sistem keamanan dari para wanita jika mereka menggunakan aplikasi kencan online ini. Namun, survei ini juga menemukan bahwa wanita yang bergerak lebih dulu dianggap lebih menarik di mata para pria dan hal tersebut sama sekali tidak dipermasalahkan oleh para pria Indonesia.

Karena dua hal tersebut dianggap sangat bertentangan, karena itu JustDating juga membuat survei mengenai apa yang wanita dan pria Indonesia cari pada pasangannya ketika mencari pasangan di aplikasi kencan, sehingga pria dan wanita di Indonesia dapat meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan pasangan lewat aplikasi kencan.

Ternyata hasilnya cukup mengejutkan, sebagian besar pria Indonesia tidak memilih wajah atau tubuh pasangan sebagai faktor untuk memilih pasangan, namun lebih mengutamakan keunikan foto dan profil (sebanyak 59 persen) dari lawan jenisnya.

Andika, salah satu pengguna aplikasi kencan mengatakan bahwa kebanyakan wanita yang cantik cukup sombong, jadi ia sendiri lebih memilih yang manis dan seru.

Faktor kedua yang membuat pria tertarik untuk swipe ke kanan adalah status kesamaan tingkat finansial sebesar 22 persen. Pria cenderung kurang percaya diri mendekati wanita yang memiliki status finansial di atas mereka. Hal ini dipastikan oleh Bisma, salah satu pengguna aplikasi kencan.

“Kalau ceweknya yang lebih kaya gengsi dong, masa dia biasa makan di restoran sekarang kita ajak ke warteg,” ujar Bisma.

Itu sebabnya pria cenderung tidak memilih wanita yang kelihatan status finansialnya di atas mereka.

Sedangkan dari sisi perspektif wanita, pria yang memiliki foto terlihat ramah adalah pria yang paling sering di swipe ke kanan oleh para wanita yaitu sebanyak 47 persen. Wanita menyukai para pria yang memiliki foto senyum atau memiliki hewan peliharaan.

Karena itu, sedikit tips buat kalian para pria yang ingin meningkatkan kesempatan cocok dengan wanita di aplikasi kencan, cobalah pasang foto tersenyum atau berfoto dengan hewan peliharaan.